Informasi Penyakit

Keratopati Bulosa (Pembengkakan Kornea)

dr. VIDYA HARTIANSYAH
3 November 2025
Keratopati Bulosa (Pembengkakan Kornea)

Keratopati Bulosa (Pembengkakan Kornea)

dr. VIDYA HARTIANSYAH
3 November 2025

Keratopati Bulosa adalah kondisi di mana terdapat gelembung pada kornea mata sehingga kornea mata membengkak, yang terjadi akibat disfungsi sel endotelial kornea.


Penyebab Keratopati bulosa

Penyebab Keratopati Bulosa

Keratopati bulosa paling sering terjadi pada orang usia lanjut. Hal ini berhubungan dengan sel endotelial pada kornea mata yang berfungsi memompa cairan dari kornea. Seiring dengan bertambahnya usia, terjadi pengikisan sel-sel endotel yang terjadi secara bertahap dengan kecepatan yang berbeda-beda pada setiap orang.

Faktor-faktor risiko Keratopati Bulosa

  • Usia lanjut
  • Sudah ada penyakit kornea sebelumnya
  • Pernah operasi mata sebelumnnya
  • Menggunakan lensa intraokular
  • Anterior chamber yang dangkal
  • Glaukoma
  • Riwayat trauma mata
  • Ada penyakit sistemik seperti diabetes, penyakit paru obstruksi kronis

Adakalanya, keratopati bulosa terjadi setelah operasi mata, misalnya operasi katarak. Pembedahan mata bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sel endotel. Jika cukup banyak sel endotel yang hilang, maka kornea bisa membengkak dan kemudian menyebabkan pembentukan lepuhan berisi cairan pada permukaan kornea.

Selain itu, peradangan di dalam mata (uveitis) atau trauma pada mata juga bisa menyebabkan hilangnya sel endotel sehingga meningkatkan risiko terjadinya keratopati bulosa.


Gejala Keratopati bulosa

Gejala Keratopati Bulosa

Mata terasa tidak nyaman dan nyeri ketika melihat cahaya terang. Penglihatan penderita menjadi kabur, yang paling buruk dirasakan pada pagi hari tetapi akan membaik pada siang hari. Saat tidur kedua mata terpejam sehingga cairan tertimbun di bawah kelopak mata dan kornea menjadi lebih basah. Jika mata dibuka, cairan berlebihan ini akan menguap bersamaan dengan air mata.

Pada stadium lanjut akan terbentuk lepuhan berisi cairan (bula) pada permukaan kornea. Jika bula ini pecah, akan timbul nyeri yang hebat dan hal ini meningkatkan resiko terjadinya infeksi kornea. Seringkali didapatkan sensasi seperti ada benda asing di dalam mata dan dapat terjadi gangguan atau hilangnya penglihatan.


Kapan Harus ke Dokter?

Bila Anda curiga ada gejala-gejala yang mengarah ke keratopati bulosa, terutama bila baru saja menjalani operasi mata, segera konsultasikan dengan dokter mata.

 

 


Diagnosis Keratopati bulosa

Diagnosis Keratopati Bulosa

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan mata. Dengan slit lamp bisa diketahui adanya pembengkakan, kornea yang keruh, dengan lepuhan pada permukaannya.


Penanganan Keratopati bulosa

Pengobatan Keratopati Bulosa

Tujuan pengobatan adalah mengurangi jumlah cairan pada kornea. Pemberian obat tetes mata hipertonik dapat membantu menarik cairan dari kornea. Adakalanya, lensa kontak lunak dapat digunakan untuk mengurangi rasa tidak nyaman dengan bekerja sebagai pelapis. Jika bula pecah, maka bisa dilakukan penanganan lebih lanjut untuk mengatasi peradangan dan infeksi yang mungkin terjadi, sehingga membantu penyembuhan dan mengurangi rasa nyeri. Jika penglihatan berkurang atau timbul rasa tidak nyaman yang hebat dan lama, maka bisa dilakukan transplantasi kornea.


Komplikasi Keratopati Bulosa

Komplikasi yang timbul dari penanganan kondisi ini yaitu:

  • Komplikasi pengobatan diantaranya mata kering, reaksi atau toksisitas obat, pembengkakan kornea yang ireversibel
  • Komplikasi dari tindakan operasi diantaranya:
    • Cystoid macular edema, pembuluh darah retina mengalami kebocoran ke makula (bagian retina yang membantu melihat detail dengan jelas)
    • Expulsive choroidal hemorrhage, akumulasi darah di antara sklera, bagian putih mata, dan koroid, lapisan yang memisahkan sklera dari retina
    • Gagal transplantasi atau penolakan transplantasi
    • Trauma iatrogenik, kerusakan jaringan akibat prosedur medis
    • Glaukoma sekunder, glaukoma akibat prosedur medis
    • Prolaps vitreous, gel yang memenuhi ruang di antara lensa dan bagian belakang mengalami kobocoran ke bagian depan mata

Prognosis Keratopati Bulosa

Penanganan dengan obat-obatan secara umum tidak dapat menyembuhkan keratopati bulosa, tetap diperlukan pembedahan. Prognosis buruk pada pasien yang hanya mendapatkan pengobatan. Tanpa pengobatan yang tepat, keratopati bulosa dapat menyebabkan kebutaan.


Dokter Spesialis

Untuk informasi atau penanganan penyakit ini, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.


Pencegahan Keratopati Bulosa

Pada mata yang berisiko tinggi mengalami keratopati bulosa, diperlukan modifikasi teknik pembedahan untuk mengurangi risiko.

 

 


Referensi

Referensi :

  • eyewiki.org. Pseudophakic Bullous Keratopathy. 2025.
  • R, Melvin. Bullous Keratopathy. Merck Manual Home Health Handbook. 2012. 
  • www.webmd.com. What Is Bullous Keratopathy?. 2024.
Copyright 2025 by Medicastore
PT. Clinisindo Putra Perkasa
Copyright 2025 by Medicastore
PT. Clinisindo Putra Perkasa