Sejak Umur Berapa Sebaiknya Mulai Melakukan Medical Check Up Secara Rutin?

Kesehatan dapat dibilang sebagai aset berharga yang harus dijaga dengan baik. Tanpa kesehatan yang optimal, maka aktivitas Anda akan terganggu. Oleh karena itu Anda perlu melakukan medical check up secara rutin sebagai bentuk langkah preventif untuk menjaga dan memantau kondisi kesehatan Anda.

 

Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Pemeriksaan tersebut akan melalui berbagai tes diagnostik mulai dari pemeriksaan riwayat kesehatan hingga tes urine untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan Anda sejak dini.

 

Berapa Usia Ideal untuk Medical Check Up?

 

Masih banyak orang yang beranggapan bahwa melakukan pemeriksaan kesehatan ketika merasa sakit atau mengalami gejala tertentu. Padahal ternyata pemeriksaan kesehatan ini penting dilakukan secara rutin sejak dini.

 

Bahkan menurut American Medical Association menyarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sesuai umur yaitu mulai dari usia 20 an. Berikut ini informasi lengkap jangka waktu dilakukan pemeriksaan kesehatan berdasarkan rentang usianya. 

  • Usia 20-30 tahun: melakukan pemeriksaan kesehatan dasar setiap 2-3 tahun sekali.
  • Usia 30-40 tahun: melakukan pemeriksaan kesehatan lebih rutin setiap 1-2 tahun sekali.
  • Usia 40 tahun ke atas: melakukan pemeriksaan kesehatan setiap tahun.

 

Namun disarankan untuk melakukan medical check up ini secara rutin setidaknya minimal 1 tahun sekali. Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi jika ditemukan masalah kesehatan yang berbahaya lebih dini.

 

Manfaat Medical Check Up untuk Kesehatan

 

Manfaat Medical Check Up untuk Kesehatan

 

Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Journal of the American Association, pemeriksaan kesehatan secara rutin bermanfaat untuk mengidentifikasi faktor risiko yang dapat mencegah perkembangan penyakit lebih lanjut. Manfaat lainnya melakukan pemeriksaan kesehatan adalah:

 

  1. Menjaga Kesehatan Tubuh secara Menyeluruh

Pertama, pemeriksaan kesehatan bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Pemeriksaan ini membantu mengevaluasi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Alhasil Anda bisa memahami kondisi tubuh dengan baik untuk membuat perubahan gaya hidup dan pola makan lebih sehat.

 

  1. Skrining Penyakit Sejak Dini

Selanjutnya adalah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan maka Anda bisa skrining atau mengidentifikasi penyakit atau gangguan kesehatan sejak dini. Sehingga sebelum penyakit muncul atau menjadi lebih serius dapat diketahui lebih dini untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengobatan yang tepat.    

 

  1. Mengurangi Risiko Komplikasi Penyakit

Tes kesehatan membantu pasien dalam mengurangi risiko terjadinya komplikasi penyakit. Dengan mengetahui kondisi kesehatan dan potensi penyakit, maka dokter dapat melakukan pencegahan agar tidak terjadi komplikasi penyakit lainnya yang membahayakan.

 

  1. Meningkatkan Peluang Pengobatan dan Penyembuhan Pasien

Rutin melakukan tes kesehatan dapat membantu menemukan obat sesuai kondisi penyakit Anda secara tepat. Selain itu memberikan waktu lebih banyak bagi tenaga medis menemukan rencana perawatan dan pengobatan yang tepat. Sehingga meningkatkan peluang pengobatan dan penyembuhan lebih maksimal.

 

  1. Memantau Kondisi Kesehatan Pasien

Terutama bagi pasien yang menderita penyakit hipertensi, diabetes, maupun penyakit jantung pemeriksaan kesehatan ini sangatlah penting. Pasalnya dengan melakukan pemeriksaan secara rutin memungkinkan dokter memantau perkembangan kondisi kesehatan Anda dengan tepat.

 

Jenis Pemeriksaan Medical Check Up yang Harus Dilakukan

 

Ternyata terdapat banyak jenis pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tenaga medis. Namun secara garis besar terdapat beberapa jenis pemeriksaan kesehatan yang harus dilakukan yaitu:

 

  1. Pemeriksaan Riwayat Kesehatan

Pemeriksaan yang pertama adalah riwayat kesehatan pasien. Dokter akan mengajukan pertanyaan kepada pasien tentang penyakit, keluhan, dan gangguan yang dialami saat ini. 

 

  1. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mengevaluasi kondisi fisik tubuh pasien secara umum. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menemukan tanda-tanda awal penyakit atau kelainan pada tubuh pasien. Pemeriksaan fisik ini meliputi:

  • Mengukur tinggi badan.
  • Berat badan.
  • Suhu tubuh.
  • Mengecek kemungkinan adanya kelainan di kulit, rambut, atau kuku.
  • Memeriksa mata, hidung, telinga, hingga organ tubuh.
  • Pemeriksaan kekuatan otot.

 

  1. Pemeriksaan Tekanan Darah

Tekanan darah bisa digunakan sebagai salah satu indikator kesehatan seseorang. Contohnya, tekanan darah tinggi menjadi tanda penyakit jantung, diabetes, kolesterol. Sedangkan tekanan darah rendah menjadi indikasi gangguan pada saraf pusat atau kelainan jantung dan paru-paru.

 

  1. Pemeriksaan Kolesterol dan Gula Darah

Kolesterol tinggi bisa memicu terjadinya masalah kesehatan seperti serangan jantung dan stroke. Nah kadar kolesterol normal adalah berada di bawah 200 (mg/dL).

Pemeriksaan gula darah juga tidak kalah pentingnya karena bisa menghindarkan dari penyakit diabetes. Kadar gula darah normal adalah berada di kisaran 70-100 (mg/dL).

 

  1. Pemeriksaan Jantung

Medical check up dengan melakukan pemeriksaan jantung sering dilakukan adalah EKG atau elektrokardiogram. EKG ini dapat merekam aktivitas listrik jantung guna mendeteksi berbagai kondisi seperti serangan jantung, jantung koroner, gangguan irama, hingga otot jantung. 

 

  1. Pemeriksaan Mata dan Pendengaran

Pemeriksaan mata bertujuan untuk ketajaman penglihatan, tekanan mata, dan kemungkinan masalah mata lainnya seperti katarak. Sedangkan pemeriksaan pendengar bertujuan untuk mengevaluasi fungsi pendengaran.

 

  1. Pemeriksaan Gigi dan Mulut

Pemeriksaan gigi dan mulut juga penting dilakukan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengamati kondisi keseluruhan gigi, mulut, dan gusi. Sehingga akan terdeteksi jika terdapat masalah gigi, penyakit gusi, dan infeksi mulut lainnya.

 

  1. Tes Darah Lengkap

Tes darah lengkap bertujuan untuk mengukur kadar kolesterol, gula darah, fungsi hati, hingga fungsi ginjal secara lengkap. Melalui tes darah tersebut akan didapatkan informasi terkait kondisi kesehatan umum, fungsi organ, dan risiko penyakit lainnya. Serangkaian tes darah lengkap meliputi mengecek:

  • Kadar hemoglobin, sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.
  • Kadar gula darah atau glukosa.
  • Lemak darah (kolesterol, trigliserida, HDL, LDL).
  • Fungsi hati, ginjal, dan tiroid.

 

  1. Tes Urine

Terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah adalah tes urine. Tes yang satu ini bertujuan untuk mengevaluasi fungsi ginjal, mendeteksi infeksi, dan gangguan metabolik, dan gangguan lainnya.

 

Tips Mempersiapkan Diri untuk Medical Check Up

 

Memahami cara mempersiapkan diri untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bisa mempengaruhi keakuratan hasil yang didapatkan secara signifikan. Untuk meningkatkan peluang mendapatkan hasil pemeriksaan kesehatan yang akurat, Anda bisa mengikuti tips persiapan diri pemeriksaan kesehatan di bawah ini.

 

1. Mematuhi Pedoman Puasa

 

Sebagian besar tes darah membutuhkan puasa selama 8-12 jam sebelum pengambilan sampel darah. Artinya, Anda perlu menghindari semua makanan dan minuman. Namun Anda diperbolehkan minum air putih untuk menghidrasi tubuh dengan baik.

 

Selain itu mengkonsumsi makanan dan minuman tertentu sebelum menjalani tes kesehatan terkadang bisa mempengaruhi kadar gula darah dan kolesterol. Sehingga Puasa ini bertujuan untuk memastikan hasil pengukuran tes darah tersebut akurat.

 

2. Tubuh Terhidrasi dengan Baik

 

Meskipun berpuasa, tetapi tubuh juga harus tetap terhidrasi dengan baik. Minumlah air yang cukup sebelum melakukan tes pemeriksaan kesehatan guna memudahkan dalam pengambilan sampel darah. Selain itu juga agar tidak mempengaruhi keakuratan hasil tes.

 

3. Menginformasikan Obat-obatan dan Suplemen yang Dikonsumsi

 

Sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan, beritahukan kepada dokter atau tenaga medis terkait obat-obatan dan suplemen yang sedang dikonsumsi. Pasalnya terdapat beberapa jenis obat yang perlu di jeda sementara, atau tetap bisa dilanjutkan dikonsumsi tetapi harus sesuai dengan resep dokter.

 

4. Hindari Merokok dan Konsumsi Alkohol

 

Hindarilah merokok setidaknya 2 jam sebelum melakukan medical check up. Pasalnya hal tersebut bisa berdampak pada hasil tes fungsi paru-paru. Selain itu hindari pula mengkonsumsi alkohol setidaknya 24-48 jam sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan. Jika tidak maka bisa mempengaruhi hasil tes fungsi hati.

 

5. Istirahat Dengan Cukup

 

Sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan sebaiknya istirahat dengan cukup, contohnya tidur malam yang cukup minimal 6 jam sebelum tes kesehatan dilakukan. Pasalnya jika kurang tidur maka dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan Anda seperti tekanan darah, detak jantung, hingga suhu tubuh.

 

Dapatkan Informasi Pemeriksaan Kesehatan Lengkap Hanya di Medicastore!

 

Pemeriksaan kesehatan penting dilakukan secara berkala sesuai umur yaitu mulai dari usia 20 an sebagai bentuk langkah preventif untuk menjaga dan memantau kondisi kesehatan Anda. Pemeriksaan kesehatan yang bisa dilakukan adalah mulai dari mengecek riwayat kesehatan hingga tes urine. 

 

Nah Anda bisa mencari informasi mengenai fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan  medical check up di Medicastore. Di Medicastore tersedia beragam informasi kesehatan, seperti informasi tentang praktek dokter, informasi tentang fasilitas kesehatan atau informasi tentang tips-tips kesehatan umum lainnya.

 

Anda bisa melakukan konsultasi dengan tenaga medis Medicastore melalui aplikasi Medicastore. Download aplikasinya sekarang melalui Play Store dan lakukan konsultasi pemeriksaan medis Anda secara akurat bersama Medicastore.

 

Referensi:

  1. https://harbourtowndoctors.com.au/blog/how-often-should-you-get-a-health-check-a-guide-by-age/
  2. https://healthwayhealthscreening.com/which-health-screening-should-you-get
  3. https://www.halodoc.com/artikel/medical-check-up-jenis-pemeriksaan-tujuan-prosedur-dan-biaya
  4. https://herminahospitals.com/id/articles/medical-check-up-mcu-pentingnya-pemeriksaan-kesehatan-berkala
  5. https://www.mitrakeluarga.com/artikel/medical-check-up-adalah
  6. https://www.rsprimapekanbaru.com/artikel/kapan-waktu-yang-tepat-untuk-medical-check-up#:~:text=Jadi%2C%20kapan%20tepatnya?&text=Center%20for%20Disease%20Control%20and,dengan%20arahan%20dari%20dokter%20terkait.
  7. https://medizen.co.id/kapan-harus-melakukan-medical-check-up-jangan-tunggu-sakit/#:~:text=1.,risiko%20yang%20tidak%20terdeteksi%20sebelumnya.
  8. https://www.rspremierbintaro.com/artikel/kenapa-harus-medical-check-up-ini-tujuan-dan-jenis-jenisnya
  9. https://prodiaohi.co.id/medical-check-up
  10. https://bblabkesmasmakassar.go.id/medical-check-up-perlu-mcu/
  11. https://www.emc.id/en/care-plus/invest-in-your-health-with-routine-medical-check-up
  12. https://bblabkesmasmakassar.go.id/persiapan-sebelum-medical-check-up/
  13. https://koshikaa.com/prepare-for-full-body-checkup-test/