Tetap jaga kesehatan di tengah rutinitas yang padat dan kondisi cuaca yang tidak menentu. Lengkapi menu harian dengan pilihan makanan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Pastikan sistem imun tetap optimal dalam menangkal berbagai ancaman patogen dari lingkungan luar.
Asupan nutrisi yang cukup mendukung fungsi sel-sel kekebalan agar dapat bekerja secara seimbang. Dengan demikian, Anda tidak akan mudah sakit saat merasa lelah akibat rutinitas harian. Oleh sebab itu, cari tahu tentang makanan apa saja yang dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh.
Daftar Makanan untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Agar Tidak Mudah Sakit

Menjaga kesehatan dapat dimulai dari menu yang Anda konsumsi setiap hari. Berikut ini kelompok makanan yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan imunitas tubuh:
1. Unprocessed Foods
Unprocessed Foods atau makanan yang belum diolah merupakan sumber nutrisi yang masih murni karena tidak melalui proses pabrikasi yang panjang. Anda mendapatkan kandungan vitamin, mineral, dan enzim alami yang tidak hilang akibat pemanasan suhu tinggi atau penambahan bahan kimia.
Selain itu, bebas dari pengawet, pewarna buatan, dan pemanis tambahan. Mengurangi konsumsi makanan olahan juga membantu meringankan kerja sistem pencernaan. Energi tubuh dapat dialokasikan lebih maksimal untuk memperkuat sistem pertahanan alami.
2. Konsumsi Buah
Buah-buahan merupakan sumber utama vitamin C dan antioksidan yang sangat dibutuhkan oleh sel darah putih. Beberapa jenis buah bekerja efektif dalam mempercepat regenerasi sel dan melindungi tubuh dari serangan virus, serta bakteri penyebab penyakit musiman.
Buah juga mengandung serat tinggi dan air yang membantu proses detoksifikasi alami. Mengonsumsi berbagai jenis buah akan memberikan nutrisi lebih luas untuk menjaga kebugaran tubuh Anda sepanjang hari. Buah yang dapat Anda masukkan dalam menu harian, antara lain:
- Jeruk
- Lemon
- Anggur
- Jambu biji
- Kiwi
- Pepaya
- Pisang
- Beri-berian
- Mangga
- Salak
- Semangka
3. Minuman Bebas Kafein
Minuman bebas kafein, seperti teh herbal, wedang jahe, atau jus sayuran membantu tubuh tetap terhidrasi. Minuman alami ini tidak memberikan efek samping gelisah atau gangguan tidur. Kualitas tidur yang baik sangat berkaitan erat dengan performa sistem imun.
Banyak jenis minuman herbal yang mengandung senyawa anti-inflamasi alami. Misalnya, teh hijau atau rebusan kunyit dapat membantu meredakan peradangan di dalam tubuh. Dengan demikian, sistem kekebalan tidak bekerja terlalu berat dan tetap dalam kondisi prima.
4. Protein Tanpa Lemak
Protein adalah bahan baku utama untuk membangun jaringan tubuh dan memproduksi antibodi. Memilih protein tanpa lemak memastikan tubuh mendapatkan asam amino tanpa harus terbebani oleh lemak jenuh yang dapat memicu kolesterol tinggi.
Asupan protein yang cukup juga sangat penting dalam masa pemulihan setelah sakit. Ikan, khususnya yang mengandung asam lemak omega-3, membantu mengontrol respon imun agar tidak terjadi peradangan yang berlebihan. Protein tanpa lemak yang dapat Anda masukkan dalam menu harian, antara lain:
- Dada ayam
- Putih telur
- Ikan
- Daging tanpa lemak
- Produk susu rendah lemak
5. Biji-bijian Utuh
Biji-bijian utuh, seperti gandum, quinoa, dan beras merah mengandung serat serta selenium yang tinggi. Nutrisi ini berperan penting dalam menjaga kesehatan mikrobioma di usus. Perlu diingat, bahwa sebagian besar sel imun manusia sebenarnya berlokasi dan diproduksi untuk menjaga kesehatan sistemik.
Memasukkan jenis serealia ke dalam menu harian merupakan cara yang sangat efektif dalam memilih makanan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan indeks glikemik yang lebih rendah, biji-bijian utuh memberikan aliran energi yang stabil. Ini mencegah kelelahan yang dapat melemahkan respon imun Anda.
6. Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat kompleks merupakan sumber energi jangka panjang bagi tubuh. Berbeda dengan karbohidrat sederhana, jenis ini mengandung beta-karoten yang diubah menjadi vitamin A oleh tubuh. Selanjutnya, bekerja dan berfungsi menjaga kesehatan lapisan mukosa di saluran pernapasan.
Lapisan mukosa yang sehat bertindak sebagai penghalang pertama terhadap masuknya kuman ke dalam tubuh. Dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks, Anda mendapatkan energi untuk beraktivitas. Karbohidrat kompleks yang dapat dipilih untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian, diantaranya:
- Ubi jalar
- Kentang
- Buncis
- Oats
- Millet
7. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan yang kaya akan vitamin E, seperti almond, kenari, dan kacang tanah merupakan antioksidan larut lemak. Vitamin E berperan dalam menjaga fungsi saraf dan meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi bakteri yang menyerang sel-sel sehat.
Selain vitamin, kacang juga mengandung seng (zinc) dan magnesium yang mendukung produksi sel imun baru. Konsumsi segenggam kacang sebagai cemilan sehat secara tidak langsung berkontribusi pada perlindungan tubuh dari dalam.
8. Vitamin dan Suplemen
Terkadang, asupan makanan harian belum cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tertentu. Terutama saat kondisi lingkungan sedang tidak menentu. Vitamin tambahan atau suplemen mineral dapat menjadi pelengkap untuk mengisi celah nutrisi yang hilang dari pola makan rutin.
Namun, penggunaan suplemen sebaiknya dilakukan sebagai pendukung, bukan pengganti makanan utama. Konsultasi dengan ahli kesehatan akan membantu Anda menentukan jenis suplemen yang tepat. Tujuannya agar sistem imun mendapatkan dorongan ekstra tanpa resiko dosis yang berlebihan.
9. Sayuran
Sayuran, terutama yang berdaun hijau gelap mengandung klorofil dan berbagai fitonutrien yang bersifat detoksifikasi. Sayuran silangan ini juga kaya akan sulfur yang membantu hati dalam proses pembersihan racun dari dalam aliran darah.
Mengonsumsi sayuran secara rutin dalam porsi yang cukup akan membantu menyeimbangkan tingkat pH tubuh dan memastikan lingkungan internal tetap optimal bagi kerja sel-sel kekebalan. Jenis sayuran yang dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh, antara lain:
- Bayam
- Brokoli
- Kangkung
- Seledri
- Sawi
Selain sayur berwarna hijau, sayur-sayuran berikut ini juga terbukti baik dalam meningkatkan daya tahan tubuh.
- Wortel
- Paprika
- Tomat
- Kol
- Kubis
- Bawang putih dan Bombay
10. Air Putih
Air putih adalah komponen paling mendasar namun sering terabaikan dalam menjaga kesehatan. Penelitian dari National Institutes of Health (NIH) yang diterbitkan dalam jurnal eBioMedicine menyebutkan, air berfungsi untuk membuang sisa-sisa metabolisme dan racun melalui sistem limfatik.
Hidrasi yang cukup memastikan semua organ tubuh dapat berfungsi dengan efisien, termasuk organ sistem imun. Tanpa air yang memadai, tubuh akan mudah lelah dan sistem pertahanan menjadi lambat dalam merespon ancaman kuman yang masuk.
Mulai Konsumsi Makanan untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Kombinasi berbagai sumber nutrisi tubuh akan memiliki pertahanan yang lebih kuat dalam menangkal radikal bebas dan serangan penyakit. Konsistensi dalam menjaga pola makan bergizi seimbang merupakan kunci utama agar kualitas hidup tetap terjaga dalam jangka panjang.
Sebagai apotik online terpercaya di Indonesia, Medicastore hadir untuk mendukung upaya Anda dalam menjaga kebugaran keluarga. Kami menyediakan berbagai pilihan suplemen daya tahan tubuh dan multivitamin lengkap dengan proses pemesanan yang mudah dan cepat.
Cek ketersediaan vitamin dan suplemen terbaik di katalog Medicastore. Tambahan suplemen yang tepat dan lengkapi dengan makanan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dalam menu harian. Kunjungi Medicastore dan temukan produk terbaik untuk membantu Anda tetap sehat di segala kondisi!
Referensi:
- https://www.healthline.com/health/food-nutrition/foods-that-beat-fatigue
- https://health.clevelandclinic.org/foods-that-give-you-energy
- https://rehab2perform.com/news/food-and-endurance/
- https://www.alodokter.com/berikut-ini-makanan-dan-tips-meningkatkan-daya-tahan-tubuh-yang-benar
- https://hellosehat.com/nutrisi/tips-makan-sehat/makanan-untuk-daya-tahan-tubuh/