Faktor yang Mempengaruhi Daya Tahan Tubuh

Sistem kekebalan tubuh berperan sebagai pelindung utama dari paparan bakteri, virus, dan zat berbahaya di sekitar Anda. Ketika faktor yang mempengaruhi daya tahan tubuh tidak terjaga dengan baik, kemampuan tubuh untuk melawan kuman ikut menurun dan risiko jatuh sakit pun meningkat.

 

Kondisi ini sering terjadi tanpa disadari, karena penurunan imunitas tidak selalu langsung menimbulkan gejala. Masalah baru terasa saat tubuh mulai mudah lelah, terserang infeksi, atau sulit pulih dari sakit. Untuk itu, sistem imun membutuhkan perhatian lebih agar fungsi perlindungan tubuh berjalan baik.

 

Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Daya Tahan Tubuh?

 

Gaya hidup sehari-hari memiliki peran besar dalam menentukan kondisi kesehatan Anda, termasuk seberapa kuat tubuh menghadapi serangan penyakit. Karena itu, penting bagi Anda memahami faktor apa saja yang mempengaruhi daya tahan tubuh. Berikut selengkapnya:

 

1. Kebersihan

 

Jika kebersihan kurang terjaga, tubuh lebih sering terpapar kuman dan mikroorganisme berbahaya. Tangan, wajah, dan benda yang sering disentuh dapat menjadi media penyebaran infeksi jika tidak dibersihkan dengan baik.

 

Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan sebelum makan, setelah beraktivitas di luar, dan menjaga kebersihan diri dapat menurunkan risiko masuknya patogen ke dalam tubuh.

 

2. Asupan Makanan

 

Makanan yang Anda konsumsi setiap hari berperan langsung terhadap kekuatan sistem imun. Tubuh membutuhkan vitamin, mineral, protein, dan serat dalam jumlah cukup untuk membentuk dan menjaga sel-sel pertahanan.

 

Pola makan yang tidak seimbang atau terlalu sering mengonsumsi makanan olahan dapat mengganggu proses ini, sehingga tubuh lebih lambat merespons serangan penyakit.

 

3. Kadar Kortisol

 

Stres yang berlangsung terus-menerus memberi tekanan besar pada tubuh. Kondisi ini memicu peningkatan hormon kortisol. Jika kadarnya berlebihan, dapat menghambat kerja sistem kekebalan.

 

Dalam jangka panjang, stres kronis membuat tubuh sulit mengenali dan melawan ancaman infeksi secara efektif, sehingga Anda menjadi lebih rentan terhadap gangguan kesehatan.

 

4. Kualitas Tidur

 

Faktor yang mempengaruhi daya tahan tubuh lainnya adalah buruknya kualitas tidur. Saat tidur nyenyak, hormon stres menurun dan sistem imun mendapat sinyal untuk bekerja lebih optimal. Kurang tidur dapat menghambat proses regenerasi dan membuat tubuh terasa lemah.

 

5. Usia

 

Pertambahan usia membawa perubahan alami pada sistem kekebalan tubuh. Respons imun cenderung melambat, sehingga tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk melawan patogen. Inilah alasan mengapa orang lanjut usia lebih mudah mengalami infeksi dan membutuhkan perhatian lebih.

 

6. Kondisi Kesehatan Tertentu

 

Beberapa penyakit kronis dapat melemahkan sistem imun secara bertahap. Selain itu, penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat menurunkan respons kekebalan tubuh. Jika kondisi ini tidak dikelola dengan baik, kemampuan tubuh dalam melindungi diri dari penyakit akan semakin berkurang.

 

7. Aktivitas Fisik

 

Dengan aktivitas fisik, peredaran peredaran darah lebih lancar dan mendukung distribusi sel imun ke seluruh tubuh. Olahraga dengan intensitas sedang terbukti membantu menjaga keseimbangan sistem kekebalan. Sebaliknya, gaya hidup yang terlalu pasif membuat fungsi imun menurun.

 

8. Lingkungan Sekitar

 

Paparan polusi, bahan kimia, logam berat, serta konsumsi alkohol berlebihan dapat membebani kerja tubuh. Jika terjadi dalam jangka panjang, sistem imun harus bekerja lebih keras untuk menetralkan zat berbahaya tersebut, sehingga kemampuannya dalam melawan infeksi bisa menurun.

 

Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh secara Alami

 

Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh secara Alami

 

Menjaga daya tahan tubuh pada dasarnya berangkat dari kebiasaan sehari-hari yang konsisten dan realistis untuk Anda jalani. Berikut beberapa cara umum untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap berfungsi dengan baik:

 

1. Perbaiki Pola Makan Sehari-hari

 

Pola makan yang baik menekankan konsumsi buah dan sayuran, protein rendah lemak, biji-bijian utuh, serta produk susu rendah lemak. Jenis makanan ini membantu tubuh memperoleh nutrisi penting seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan sel imun untuk bekerja optimal.

 

Berbagai zat gizi, seperti seng, zat besi, serta vitamin A, B, C, D, dan E, terbukti berperan dalam mendukung daya tahan tubuh. Sebaliknya, kebiasaan mengkonsumsi makanan tinggi gula, lemak jenuh, dan garam berlebihan dapat menimbulkan peradangan dan membuat sistem imun bekerja kurang efisien.

 

2. Aktif Bergerak Secara Teratur

 

Aktivitas fisik memberikan manfaat luas bagi kesehatan, termasuk bagi sistem kekebalan tubuh. U.S. Centers For Disease Control and Prevention menyebutkan, olahraga membantu menjaga kualitas tidur, mengurangi kecemasan, dan mendukung berat badan yang sehat.

 

Disarankan untuk melakukan aktivitas fisik intensitas sedang secara rutin setiap minggu, disesuaikan dengan kemampuan Anda. Misalnya, berolahraga dengan intensitas sedang selama 2,5 hingga 5 jam per minggu. Jalan santai juga bisa Anda lakukan setiap hari untuk menjaga tubuh tetap aktif.

 

3. Jaga Berat Badan Ideal

 

Berat badan berlebih telah dikaitkan dengan penurunan fungsi sistem imun. Indeks massa tubuh yang tinggi (di atas 30) dapat mempengaruhi respons tubuh terhadap infeksi.

 

Menjaga berat badan ideal dapat dilakukan dengan mengatur pola makan, mengelola stres, tidur cukup, dan rutin berolahraga. Jika perlu, Anda dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk menentukan target berat badan yang sesuai.

 

4. Cukupi Waktu Istirahat

 

Tidur memiliki peran penting dalam proses pemulihan tubuh. Disarankan orang dewasa tidur cukup sekitar tujuh sampai delapan jam tiap malam. Sementara remaja idealnya tidur sembilan hingga sepuluh jam.

 

Kurang tidur membuat sistem imun sulit bekerja secara maksimal dan memperlambat pemulihan saat sakit. Menerapkan rutinitas tidur yang teratur dan mengurangi stres sebelum tidur dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat Anda.

 

5. Kelola Stres dengan Bijak

 

Stres berkepanjangan dapat melemahkan daya tahan tubuh. Terlalu fokus pada rasa cemas justru menguras energi dan berdampak buruk pada kesehatan. Alihkan perhatian pada aktivitas yang menenangkan, seperti olahraga ringan, meditasi, atau hobi. Ini dapat membantu tubuh kembali seimbang.

 

6. Pastikan Vaksinasi Terpenuhi

 

Vaksin membantu tubuh mengenali dan melawan kuman penyebab penyakit. Dengan vaksinasi yang sesuai, sistem imun memiliki bekal untuk merespons infeksi dengan lebih cepat dan efektif. Anda dapat berkonsultasi dengan tenaga medis mengenai jenis vaksin yang dibutuhkan.

 

7. Hindari Rokok dan Batasi Alkohol

 

Paparan asap rokok dapat merusak sistem kekebalan dan meningkatkan risiko berbagai infeksi, terutama pada pernapasan. Perokok berisiko tinggi menderita infeksi paru seperti pneumonia dan bronkitis.

 

Konsumsi alkohol berlebihan juga memberi beban tambahan pada tubuh. Menghindari rokok dan alkohol merupakan langkah penting untuk menjaga sistem imun tetap bekerja optimal.

 

Dukung Faktor yang Mempengaruhi Daya Tahan Tubuh Bersama Medicastore

 

Dengan memahami faktor yang mempengaruhi daya tahan tubuh, Anda dapat lebih bijak dalam memilih dukungan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

 

Medicastore hadir sebagai solusi praktis untuk membantu Anda memenuhi kebutuhan tersebut. Melalui layanan pemesanan online, Anda dapat menemukan berbagai vitamin dan suplemen penunjang daya tahan tubuh, lengkap dengan obat, produk herbal, hingga alat kesehatan dan kebutuhan medis lainnya.

 

Prosesnya mudah, fiturnya lengkap, dan tersedia layanan pengiriman ke seluruh Indonesia dengan gratis ongkir untuk produk tertentu. Kunjungi website Medicastore atau unduh aplikasinya sekarang. Cari produk kesehatan yang Anda butuhkan dan dapatkan informasi medis terpercaya!

 

Referensi:

  1. https://rsum.bandaacehkota.go.id/mengenal-sistem-imun-tubuh-perlindungan-alami-dari-penyakit/
  2. https://my.clevelandclinic.org/health/body/21196-immune-system
  3. https://www.aspen.health/blog/7-f
  4. https://www.kemin.com/na/en-us/blog/human-nutrition/five-factors-that-affect-immune-system
  5. https://www.cdc.gov/healthy-weight-growth/about/enhancing-immunity.html
  6. https://www.alodokter.com/berbagai-cara-meningkatkan-imunitas-tubuh-agar-tidak-mudah-sakit