Search
Home l medicastore.com
 

Tes kepadatan massa tulang : untuk mengukur risiko osteoporosis

Dulu osteoporosis baru dapat dideteksi setelah terjadi patah tulang. Sebelum dapat dideteksi, tulang anda dapat menjadi rapuh. Saat ini tes kepadatan tulang yang disebut densitometri dapat menentukan apakah anda memiliki osteoporosis atau berisiko osteoporosis sebelum terjadi patah tulang.

 

Apakah tes kepadatan massa tulang ?

kepadatan tulang manusiaTes kepadatan massa tulang menggunakan sinar X khusus untuk mengukur jumlah kalsium (dalam gram) dan mineral tulang lainnya (yang dikenal dengan kandungan mineral tulang) yang terkumpul dalam bagian tulang. Semakin tinggi kandungan mineral anda, semakin padat massa tulang anda, maka semakin kuat tulang anda dan kemungkinan untuk patah menjadi kecil. Dokter menggunakan tes kepadatan massa tulang untuk mengetahui apakah anda memiliki atau berisiko osteoporosis.

Tes kepadatan massa tulang tidak sama dengan scan tulang. Scan tulang membutuhkan injeksi sebelumnya dan umumnya digunakan untuk mendeteksi patah tulang (fraktur), kanker, infeksi, dan ketidakwajaran lain dalam tulang.

Siapakah yang harus melakukan tes kepadatan massa tulang ?

Tes kepadatan massa tulang ini direkomendasikan untuk :

  • Wanita usia 65 tahun atau lebih.
  • Usia 60 dan berisiko osteoporosis.

Semakin tua usia anda, risiko terhadap osteoporosis semakin tinggi karena tulang anda semakin melemah seiring dengan usia. Ras juga membuat perbedaan dimana ras kulit putih atau keturunan asia tenggara memiliki risiko terbesar. Laki-laki dan wanita kulit hitam dan hispanik memiliki risiko yang signifikan meskipun rendah.

Faktor risiko lain osteoporosis meliputi berat badan rendah, riwayat fraktur dan riwayat osteoporosis keluarga dan mengkonsumsi obat-obatan yang dapat menyebabkan hilangnya tulang.

Bagaimanakah menyiapkan tes kepadatan massa tulang ?

Tes kepadatan massa tulang itu mudah, cepat dan tidak sakit. Tidak diperlukan persiapan apa pun. Bahkan, beberapa tes kepadatan massa tulang versi mudahnya dapat dilakukan di toko obat atau apotek.

Bila anda akan melakukan tes di pusat kesehatan atau rumah sakit, sebelumnya katakan pada dokter anda bila anda baru menjalani tes kontras oral atau pengobatan nuklir. Tes ini memerlukan injeksi radioaktif yang dapat mengganggu tes kepadatan massa tulang anda.


letak fraktur

Bagaimanakah tes kepadatan tulang dilakukan ?

Tes kepadatan massa tulang umumnya hanya dilakukan pada tulang yang biasanya patah karena osteoporosis. Bagian ini meliputi tulang belakang lumbal yang merupakan bagian punggung bawah, bagian leher sempit tulang paha yang bergabung dengan pinggul, dan tulang pergelangan tangan dan lengan bawah.

Peralatan untuk tes kepadatan massa tulang meliputi mesin yang besar dimana anda bisa merebahkan diri (alat utama/central devices) seperti mesin portabel yang kecil yang dapat mengukur kepadatan massa tulang bagian perifer kerangka seperti jari, pergelangan tangan, dan tumit.

Alat Utama (Central devices)

  • Scan DXA. Scan dual energy X-ray absorptiometry(DXA) mengukur kepadatan massa tulang pada pinggul dan tulang belakang. Tes ini memberikan hasil yang tepat dan merupakan tes yang lebih disukai untuk mendiagnosis osteoporosis. Tes ini biasanya memerlukan waktu 5-10 menit.
  • CT Scan Kuantitatif. Tes ini menggunakan computerized tomography (CT) scanner yang dikombinasikan dengan software komputer untuk menentukan kepadatan massa tulang biasanya pada tulang belakang. Quantitative CT (QCT) scans menyediakan detil, gambar tiga dimensi dapat digunakan untukmengukur efek penuaan dan penyakit lain disamping osteoporosis pada tulang anda. Biasanya memerlukan waktu kurang dari 10 menit.

Alat Perifer

Alat Perifer tidak semahal alat utama (central devices). Tapi, mesin yang lebih kecil ini memiliki batasan. Pengukuran yang dilakukan pada pinggul dan tulang belakang lebih akurat untuk mengukur risiko osteoporosis karena pada lokasi tersebut fraktur sering terjadi.

Pengukuran kepadatan massa tulang pada tumit dan jari dapat digunakan untuk mendeteksi osteoporosis. Bila tes tersebut positif, dokter anda mungkin merekomendasikan scan DXA pada tulang belakang dan pinggul untuk meyakinkan diagnosis.

Apakah arti hasil tes kepadatan massa tulang ?

Hasil tes kepadatan massa tulang dilaporkan dalam dua nilai: Nilai T dan Nilai Z.

Nilai T

Nilai T adalah kepadatan massa tulang dibandingkan dengan nilai normal pada dewasa sehat. Nilai T merupakan unit angka (standar deviasi) dimana kepadatan massa tulang di atas atau di bawah nilai standar.


Nilai T
Arti
Di atas -1 Kepadatan massa tulang normal.
Antara -1 dan -2.5 Nilai menunjukkan tanda osteopenia, kondisi dimana kepadatan massa tulang di bawah normal dan dapat berakibat pada osteoporosis.
Di bawah -2.5 Kepadatan massa tulang mengindikasikan osteoporosis.

Nilai tersebut dapat digunakan untuk wanita berkulit putih postmenopause yang memiliki kecenderungan kepadatan tulang lebih rendah dibandingkan dengan ras lain dan laki-laki. Interpretasi dapat bervariasi pada wanita kulit berwarna atau laki-laki.

Nilai Z

Nilai Z adalah angka standar deviasi di atas atau di bawah normal untuk usia anda, jenis kelamin, berat dan etnis atau asal ras. Nilai Z kurang dari -1.5 dapat mengidentifikasikan faktor lain. Dokter anda dapat mencoba menentukan penyebab lain massa tulang yang rendah.

Plus dan Minus tes kepadatan massa tulang

Memeriksakan kepadatan massa tulang adalah cara yang dapat diandalkan dalam diagnosis osteoporosis dan dapat memberikan prediksi yang cukup akurat mengenai risiko anda terhadap fraktur. Meskipun, tetap ada perbedaan yang berarti dalam berbagai metode pemeriksaan. Alat utama (central devices) lebih akurat tetapi biayanya lebih besar dibandingkan dengan alat perifer.

Tidak semua rencana asuransi kesehatan meliputi tes kepadatan massa tulang, sehingga tanyakanlah terlebih dahulu kepada penyedia jasa asuransi anda sebelum melakukan tes. Biasanya, pembayaran claim atas tes kepadatan massa tulang hanya pada kejadian berikut :

  • Bila anda telah menopause dan berisiko terhadap osteoporosis.
  • Bila anda mengalami hiperparatiroidisme primer.
  • Bila anda menjalani terapi jangka panjang kortikosteroid seperti prednison.
  • Bila dokter anda ingin mengetahui respon anda terhadap pengobatan osteoporosis.

Tes kepadatan massa tulang dapat memberitahu apakah anda memiliki kepadatan massa tulang yang rendah tapi tidak bisa menjelaskan penyebabnya. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, anda memerlukan pemeriksaan medis lengkap termasuk riwayat dan pemeriksaan fisik. Informasi ini akan dapat menolong dokter anda menginterpretasikan hasil tes kepadatan massa tulang.

 
« Prev  List All Artikel   Next »
 

0 Comment

Isi Komentar

 
 
 
     
 
Ingin komentar & kirim informasi seputar osteoporosis jadilah member
 
   
   
 
Lupa Password ? Registrasi Sekarang
 
     
     
Jumlah Member : 83
Member online : 27
Jumlah Guest online
 
   

Artikel Utama

 
button Penyakit Osteoporosis
button Penyebab Osteoporosis dan Faktor Risiko Osteoporosis
button Pilihan Obat Osteoporosis
button Terapi dan Pengobatan Osteoporosis
button Pencegahan Osteoporosis
button Tanya jawab dengan dokter ahli osteoporosis
List Artikel
 
   

Artikel Tambahan

 
button 5 langkah utama mencegah pinggul retak pada orang tua
button Tes kepadatan massa tulang : untuk mengukur risiko osteoporosis
button Osteoporosis Bukan Hanya Karena Menopause
button Fitness dan kekuatan tulang
button Hindari jatuh pada orang tua
button Kebenaran Manfaat Suplemen Kalsium
button dr. Bambang Setiyohadi, Sp.PD, KR
button Prof. DR. dr. Ichramsjah A Rachman, Sp.OG (K)
button Osteoporosis bukan hanya milik kaum wanita, pria juga beresiko terkena osteoporosis
button Kurangi risiko patah tulang penderita osteoporosis
button Wanita muda sasaran osteoporosis
List Artikel
 
   

Komentar Terkini

 
 
   
   

Kontributor Artikel

 
Nasandi 5 langkah utama mencegah pinggul retak pada orang tua
Nasandi Tes kepadatan massa tulang : untuk mengukur risiko osteoporosis
Nasandi Fitness dan kekuatan tulang
 
   
     
  designed & developed by medicastore.com